Recent comments

Breaking News

Perilaku Napi Teroris di Lapas [@KotakPandoras]

By : Kotak Pandora

KABARINDOnews-, 
(1). 1000 orang mengaku islam tapi tolol dan korban cuci otak. Mrka direkrut oknum Anti Islam, pakar pencipta terorisme. Mrka beraksi sesuai arahan si oknum. Apakah aksi 1000 orang tadi dpt disebut terorisme islam ? Apakah penuduh terorisme Islam dpt diduga adalah Antek si oknum itu ?
(2). Berdasarkan penelitian perilaku napi perkara terorisme di beberapa Lapas, hampir semua Napi itu menyadari kesalahan dan kebodohan mereka sehingga terjerumus menjadi Boneka oknum pencipta terorisme. Di Lapas tertentu ada program deradikalisasi khusus napi perkara terorisme.
(3). Napi teroris harus mengikuti program deradikalisasi di LAPAS. Itu sebab, penahanan napi terorisme di rutan seperti rutan Mako Brimob tidak tepat. Terlebih jumlahmya begitu banyak, 130 napi (kalau benar). Napi harus di Lapas krna ada program rehabilitasi sesuai perkara Napi.
(4). Kehadiran Napi terorisme di Lapas umumnya berdampak positip bagi Lapas dan napi lain. Mereka umumnya rajin beribadah, kompak, berani, kreatif berdagang kebutuhan pokok napi yg tdk disediakan Lapas. Mereka senang mengajari napi lain mengaji, shalat dst.
(5). Kesempatan mengajar ilmu agama, memberi tausyiah, baca al quran dst kepada para Napi lain dianggap para napi teroris sebagai ibadah, dan takdir Allah yg menyebabkan mereka jd penghuni penjara. Napi terorisme umumnya berani, tdk mengenal takut, tegas dlm amar maruf nahi mungkar.
(6). Penelitian sebuah LSM di Cilacap, membuktikan bahwa hampir semua pemicu bentrokan antara napi terorisme dgn napi kriminal biasa adalah terkait dgn amar maruf nahi mungkar. Ada praktek kejahatan di Lapas yg ditindak oleh napi terorisme. Biasanya itu jadi penyebab bentrokan.
(7). Napi perkara terorisme tidak sungkan melarang judi, peredaran narkoba, praktek homoseksual dll yg merupakan dosa besar. Mereka bertindak tegas melarang kejahatan itu jika pihak lapas tutup mata atau tdk berani bertindak. Inilah pemicu bentrokan antara napi kriminal vs teroris.
(8). Kita menyebutnya napi terorisme, tapi kalau anda berkunjung ke Lapas, pasti anda tdk menemukan napi terorisme atau teroris. Sebutan "teroris" itu haram/dilarang diucapkan di Lapas. Mereka disebut para Mujahid.
(9). Penelitian LMIS Cilacap juga mengungkap bahwa kehadiran napi terorisme di Lapas menciptakan "keseimbangan" Lapas, di mana para napi yg tetap menjalani dunia hitam, walau sdh di dalam penjara, lebih terkendali kejahatannya krn kehadiran para mujahid (napi teroris).
(10). Karena para mujahid kompak, tdk kenal takut, tegas dlm amar maruf nahi mungkar, maka biasanya napi2 gembong narkoba atau penjahat besar enggan satu lapas bersama kelompok mujahid. Mrka tdk bebas mengembangkan kejahatannya dari dalam Lapas. Pasti diserang Mujahid, dipaksa berhenti.
(11). Hasil penelitian di Lapas se Jawa Tengah, membuktikan napi perkara terorisme adalah napi paling patuh, disiplin, mudah diatur, dan tercatat tidak pernah melarikan diri dari lapas. Namun, jangan coba2 diganggu oleh siapapun termasuk Kalapas atau sipir. Mereka akan labrak semua.
(12). Napi terorisme tdk pernah buat ulah kecuali:
1. Dlm rangka mencegah nahi mungkar,
2. Ada oknum pejabat Lapas yg berperilaku menindas napi teroris,
3. Ada napi lain yg sengaja atau tdk cari gara2 dgn kelompok mujahid,
4. Salah paham,
Di luar hal ini tdk ada.
(13). Napi terorisme paling banyak ditahan di Lapas Jawa Tengah dengan Lapas Nusakambangan sebagai pusatnya. Di Nusakambangan, Napi terorisme sd Sept 2017 menjadi penghuni.
- Lapas Batu (100 orang)
- Lapas Permisan (50 orang)
- Lapas Kembang Kuning (50 orang)
- Lapas Pasir Putih (30)
(14). Di Nusakambangan para mujahid penghuni lapas tdk pernah bikin ribut. Mereka sibuk pengajian pagi - sore setiap hari senin - kamis. Di luar shalat dan mengaji, mereka berolarah raga badminton, tenis meja, sepak bola, berdagang. Mujahid itu yg menghadirkan atmosfir sejuk di Lapas.
(15). Abdullah Sunata, M Abbas, Sultoni adalah sebagian dari tokoh mujahid di Lapas Nusakambangan. Mereka menjadi imam shalat, guru ngaji, ustad, pemuka di Lapas. Napi terorisme di atas mereka hanya ust abubakar baasyir. Lain2 lebih yunior.
(16). Satu2nya mujahid berwatak keras hanya ustad Abubakar Baasyir. ABB jika terkait dgn syariat kadang sangat konfontatif, lantang, demonstratif. Sunata, Abbas dan Sultoni sebaliknya: humble, tenang, bicaranya pelan dan halus. Persuasif. Mereka problem solver di Lapas.
(17). Satu2nya pelanggaran napi terorisme di lapas adalah terkait rambut. Mereka tdk mau dicukur cepak. Rambut mereka terurai panjang rapi. Pelanggaran ringan yg dapat ditolerir. Napi terorisme di Lapas se Indonesia dijamin tdk ada yg bikin rusuh jika mereka tdk dizalimi lebih dulu.
(18). 10 tahun terakhir banyak napi terorisme setelah vonis hakim, masuk Lapas, tapi tdk bergabung dgn kelompok mujahid. Setelah diteliti, ternyata mereka napi terorisme jadi2an. Mereka gak shalat, gak ngaji, gak puasa dst. Tapi kalau bikin aksi ngakunya Terorisme Islam.
Aneh kan?
(19). Para napi perkara terorisme yg ternyata tdk tahu dan tdk jalani syariat islam ini sebenarnya paling takut ditahan di lapas yg ada kelompok mujahid. Mereka takut dihabisi. Paranoid. Padahal mujahid itu tdk pernah menyakiti sesama napi jika tdk trpaksa.
(20). Ketika dengar info ada 130 napi teroisme di rutan Mako Brimob, terus terang kami kaget luar biasa. Ga percaya.
1. Mengapa ditahan di Mako Brimob jika statusnya napi?
2. Bgmn ahok napi penista agama ? Apa tdk khawatir keselamatannya ?
Khusus AHOK, ada Mujahid yg halalkan nyawanya.
(21). Penelitian terakhir 2017 mengenai Napi terorisme, tdk mencatat ada napi terorisme dititip di Rutan Mako Brimob. Yang ada hanya 1 napi LP Cipinang yg dititip di rutan Tahti Polda Metro Jaya: kalau tdk salah Ali Imran. Sdh belasan tahun dia dititipkan di Tahti Polda MJ.
(22). Tadi sya kontak teman2 peneliti, jawabannya sama: no info iro napi terorisme yg jadi tahti rutan Mako Brimob. Apalagi jumlahnya lebih 100 orang. No info No Data. Siapa mereka? Teroris kelompok mana? Kapan divonis ? Wah banyak pertanyaan tapi nanti deh setelah adem situasinya.
@KotakPandoras, 10-05-2018 Jam 20.41-21.50 wib.
=======

[IG/KIN]

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :