Recent comments

Breaking News

Warga Solok Long march ke kantor Polres Kota Solok laporkan dr. Fiera dan menuntut kejelasan dari Kapolri




KABARINDO - Aksi warga kota Solok hari ini Pkl. 16.00 di Pusat Kota Solok dihadiri dan diikuti oleh Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, Anggota DPRD dari Golkar, PAN, PKS, PPP, KNPI, Mahasiswa, OKP, masyarakat biasa, ninik mamak, tokoh masyarakat dan bundo kandung.



Selesai aksi di Pusat kota massa melakukan long march menuju kantor Polres Kota Solok guna melaporkan dr. fiera dan menuntut kejelasan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian perihal pergantian Kapolresta AKBP SUSMELAWATI ROSYA yang diganti dg polisi dari Mabes Polri.

warga ingin kejelasan dr Tito Karnavian krn pernyataan Kapolri terkesan menggambarkan kota solok sebagai kota yg tidak aman ditambah dg pergantian Kapolres yg realitanya sdh berhasil meredam kasus dr. fiera




Pernyataan warga: “Kota Solok selama ini dan hingga detik ini aman dan nyaman, tidak seperti apa yang di opinikan dokter tersebut di media massa, tidak ada persekusi dan intimidasi apalagi teror, karena semua sudah selesai dengan damai tanpa ada tekanan dan paksaan, tapi kenapa dia menggambarkan seakan kota kita kota teror..?  sekarang Justeru dia yang membuat masalah baru sehingga berhujung pencopotan kepada Kapolres” kata seorang peserta aksi.

“Pemecatan (Kapolres) ini menggambarkan seolah kota kami tidak aman oleh prilaku seorang dokter yang mengatakan mendapatkan intimidasi, tekanan-tekanan dari masyarakat Kota Solok. kami menyatakan kota Solok Aman, Kota Solok Tentram, Kota solok kami jaga bersama-sama” Kata Anggota DPRD Kota Solok dari Partai Golkar Ramadhani Kirana Putra sekaligus ketua KNPI Kota Solok dalam orasinya.

Anggota DPRD dari Partai PAN Irman Yefri Adang mengatakan bahwa telah terjadi penzaliman dan ketidak adilan terhadap Kota Solok yang dilakukan oleh orang-orang ditingkat pusat, sehingga terbangun opini bahwa kota Solok tidak aman yang berakibat pada ketakutan orang yang akan berkunjung ke Kota Solok yang merupakan daerah perdagangan dan wisata.

“Kita tahu benar bahwa solok ini merupakan kota yang aman dan sangat kondusif, maka melalui kesempatan ini selaku masyarakat solok  meminta keterangan yang sejelas-jelasnya dari Kapolri, kenapa Kapolres yang dicintai oleh masyarakat solok harus dicopot.?” ujar Jepri Adang.

[M.Zulkifli/IG/KIN]

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :