Recent comments

Breaking News

Ringkasan berbagai pendapat kasus Habib Rizieq Syihab - Firza di acara ILC TVONE 06-06-2017




KABARINDO - Berikut ini Ringkasan berbagai pendapat kasus Habib Rizieq Syihab - Firza di acara ILC TVONE 06-06-2017 tadi malam yang bertajuk Membidik Habib Rizieq

Analisa ABAH pakar teletematika :
1. Percakapan Kak Emma adalah Monolog, bukan percakapan, orang yang ngomong sendiri adalah orang gila jelas Abah ...
2. Percakapan Chat Mesum Firza dan HRS kalau masing-masing di device ada foto keduanya sedang berchat mesum ria, berarti ada seorang yang menyadapnya... barang bukti hasil sadap adalah gugur.
3. Kemungkinan Fake chat.
4. Foto mengalami editan.

EGGY SUJANA Pengacara HRS :
1. Meminta Gelar perkara khusus, Anonymous bukan subject hukum karena tidak jelas.barang bukti dari hasil ketidak jelasan tidak bisa di jadikan barang bukti.
2. Meminta kepada pihak polisi siapa pengupload konten porno tersebut.

Hermansyah Pakar telematika ITB :
1. Chat asli tapi palsu contohnya fake chat. chat nya asli tapi jadi palsu karena di buat dengan aplikasi.
2.Teknologi Intersave buatan Israel bisa menyadap siapapun Handphone orang. Handphone kita bisa digunakan untuk berchat ria dengan orang lain/mencuri account orang, bisa terjadi chat adalah asli tapi pelaku palsu. Harga alat 10.000 USD
3. Pakar IT ini meyakini chat HRS FIRZA mengalami Intersave.

KAPITRA SH, MH GNPF MUI :
1. Aliansi Mahasiswa anti pornografi yang melaporkan kasus HRS FIRZA, ke Polisi harus membuktikan darimana foto, chat mesum tersebut di dapat darimana.
2. Dianggap melakukan penyadapan malah dapat dipidana ancaman 12 tahun.
3. Penyidikan harus dihentikan karena proses pengumpulan bukti melanggar kaedah hukum.
4. Yang melakukan penyadapan harus di kejar, kalau polisi niat memberantas pornografi klik di google, instagram hubungan badan/sex akan keluar gambar2 porno , kenapa tidak di urusi.
5. Barang bukti yang syah harus di dapatkan dengan cara yang syah.
6. Kasus ini cacat Hukum dan harus batal demi hukum.

AZIZ YANUAR pengacara Firza :
1. Firza tidak pernah membuat dan menyebarkan foto dan chat mesum tersebut, sudah dilakukan saat BAP. DI MEDSOS banyak informasi beredar bahwa firza mengakui perbuatannya, jadi informasi itu adalah Hoax.
2. Kasus penuh Rekayasa
3. Seharusnya Firza adalah Korban bukan dijadikan tersangka.
4. Chat untuk pribadi di lindungi Undang Undang.

NOVIANTO SUMANTRI Pengacara Ka Emma :
1. Kak Emma tidak pernah melakukan/
mendengarkan curhatatan Firza yang banyak beredar. di medsos banyak informasi bahwa ka Emma mengakui adanya mendengarkan curhatan Firza, jadi informasi ini adalah Hoax.

EFENDY SARAGIH Pakar Hukum Pidana :
1. Mendukung Polisi dalam kasus ini ( Kelihatan pro Polisi ) untuk masalah benar tidaknya barang bukti bisa dilakukan penelusuran lebih lanjut.
2. Masuk unsur pidana, Pakar maksa karena kelihatan pro nya dari berbagai wawancara metro TV . Menurut Pakar lain chat mesum ini untuk kepentingan pribadi, jadi tidak masuk ranah pidana sesuai keyakinan Akhiar Salmi yang juga Pakar Hukum Pidana.

AKHIAR SALMI Pakar Hukum Pidana :
1. untuk kepentingan pribadi kasus ini tidak masuk kedalam ranah Pidana.
JPU bisa melakukan Penghentian PenyidiKAN /SP3.
2. Menjadi Publik harus ada kesengajaan ( Mens Rea) mengakses ke ranah publik/Internet

JAMIN GINTING Pakar Hukum Pidana :
1. Filosofi UU pornografi ini harus dibedakan mana ruang private dan mana Ruang Publik
2. Membedakan antara Mens Rea/sengaja dan Culpa/kelalaian menyimpan conten porno, akan membedakan Private dan masuk keranah Pidana.

HERMAWAN SULISTYO Pengamat Politik :
1. Bangsa sudah melakukan hal hal yang Nonsense
2.Kasus HRS sudah menjadi komoditi Politik.

AHMAD YANI Politisi PPP :
1. Anggap Chat itu benar dan semua barang bukti benar tapi Ahmad yani masih masuk kedalam ranah Private.
2. Tidak semua hal dapat dilakuka penyadapan, perhatikan ranah Pivate dan Pidana.
3. Kenapa Polisi tebang pilih kasus.
4. Menyarankan gelar perkara terbuka agar masyarakat tau kebenarannya secara terang benderang.
5. Kenapa Polisi tidak dapat menemukan si pengupload konten porno tersebut padahal teroris dapat di temukan dengan cepat. [Bilal.MU/IG/KIN]

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :