Recent comments

Breaking News

MMI ajak sejumlah Menteri dialog soal Radikalisme





KABARINDO - Keberatan dengan sambutan Mentri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mendefinisilan ormas Islam radikal dalam pembukaan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) VIII 2017 di Universitas Islam Negeri Ar Raniri Aceh.

Majelis Mujahidin Ajak Mentri Agama yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan ini untuk berdialog secara terbuka. Berikut surat yang dilayangkan Majelis Mujahidin Indonesia :






Pernyataan Menag RI nyaris sejiwa dengan pernyataan Partai Komunis Indonesia (PKI) antara tahun 1959 - 1965 dalam upaya menghancurkan kekuatan Islam di Indonesia. Kala itu PKI dengan keras menuntut presiden Soekarno supaya membubarkan Gerakan Pemuda Islam Indonesi (GPII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pelajar Islam Indonesia (PII). Namun tuntutan PKI ini gagal karena adanya penolakan dari pihak TNI AD yang dipimpin oleh Letnan Jenderal Ahmad Yani. Akan tetapi kementerian agama yang dipimpin KH. Saifuddin Zuhri, justru mendukung tuntutan PKI membubarkan ormas Islam. Maka untuk menghindari fitnah, bahwa Menag RI Lukman Hakim Saifuddin bukan bagian dari gerakan pro PKI dan kaum Islamophobia, maka sangat penting bila Menteri Agama RI bersedia menjelaskan pernyataannya tersebut. [Billy.S/IG/KIN]

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :