Recent comments

Breaking News

Menjelang Tanggal 4 Nov satu persatu media pendukung aksi di Blokir



JAKARTA - Mendekati tanggal 4 November, banyak isu-isu baru bermunculan, kali ini mulai media-media yang sepertinya mendukung aksi tanggal 4 mulai di blokir, ada tulisan membuat web voa islam diblokir,setelah memuat dukungan aksi 4November

Ini adalah artikel aslinya:


" Bismillah walhamdulillah wa ba’du. Semangat Jihad yang membahana diseluruh wilayah NKRI yang dipicu oleh penistaan seorang Ahok terhadap satu ayat Al qur’an, kiranya tidak akan bisa kita lakukan dengan kita mengadakan pengajian keliling Indonesia sepanjang umur kita, ini murni kehendak Alloh, takdir Alloh, karunia Alloh,  hadayah Alloh.

Subhanalloh. Semangat jihad umat Islam yang membara diseluruh wilayah Nusantara menggambarkan pemahaman dan keyakinan mayotitas umat Islam(sawadul a’dzom), sehingga siapa yang tidak bersikap demikian akan ternampak aneh atau ganjil (Syaadz), meski kalau hal itu disebabkan kurangnya ilmu, atau kesalahan ilmunya, atau kelemahan imannya, perlu dimaklumi dan disantuni, sehingga diharapkan pada waktunya akan lurus ilmu dan imannya dengan izin Alloh.

Kita mengingat:  “يد الله مع الجماعة”

“Tangan Alloh bersama jamaah kaum Muslimin”

“لا يجتمع أمتي على ضلالة”

“Umatku tidak akan sepakat (bersama-sama) dalam kesesatan.

Masya Alloh, Habib Riziq punya istlah Jihad Konstitusional, Syekh Shofiyur Rohman Al mubarikfuri punya istilah Jihadud Dakwah, yang lain punya Jihadus Siyasah,  yang lain lagi Jihadut Ta’lim.

Disini saya menyebut “Jihadul Kalimah” bukan Jihadus Saif. Jihadul Kalimah bukan Jihad musallah. Dalam jihad musallah senjatanya pedang yang tajam, dalam jihadul kalimah senjatanya kata-kata yang tajam.

“جاهدوا المشركين بأموالكم وأنفسكم وألسنتكم”

Perangilah orang-orang musyrikin dengan harta, jiwa, dan lisan-lisan kalian.

“سيأتي زمان واللسان فيه أشد وقعا من السيف”

Akan datang suatu masa dimana lisan lebih tajam/kuat dari pada pedang.

“كلم اللسان أنكي من كلم السنان”

Luka karena lisan bisa lebih parah dari pada luka terkena tombak.

“الحرب خدعة”.  Olah kata”إن من البيان لسحر

Sesungguhnya pada berita itu terdapat sihir.

والله اعلم والله المستعان

4 November 2016 hampir tiba

Ini aktualisasi “أفضل الجهاد كلمة حق عند سلطان جائر” “Seutama-utama jihad kata-kata yg benar didepan penguasa yg dholim”. Senjatanya Iman dan ikhlas dalam hati, ungkapan yg benar (doa, dzikir, takbir dst dengan lisan dan dengan tangan kosong”. Dengan tangan kosong melawan musuh ‘Ahok’ dan siapun yang berada dibelakangnya harus dengan tangan kosong, murni tangan kosong, hanya dengan Iman dan kata-kata “KALIMATU HAQQIN”

Mengapa Ahok, Persoalannya bukan hanya Ahok,  tapi wali-walinya baik yang kita tau atau tidak. Al anfal 60, Ahok hanya ikon “lawan” bila ia terlumpuhkan semoga semua wali-wali syaiton ikut lumpuh. Yang perlu dilihat adalah peran setrategis dan fungsi strategies seorang Ahok dalam memusuhi  atau mewakili yang lain dalam memusuhi dan menghina Islam.

Ahok adalah reprsentasi penghina Islam yang dibelakangnya sederet pendukung tersembunyi yang dahsat dengana pendanaan dan petangkat perlawan yang luar biasa Al anfal 60. Wajar bila yang melawannya dibilang “afdholuljihad”, dan yang terkorban “dengan senjata tangan kosong”  dihargai sebagai “sayyidusy syuhada’ “Alloju Akbar.

Resiko tertinggi dalam jihadul kalimah ini bagi yang terpilih adalah menjadi Tuannya para syuhada.  Masya Alloh, “سيد الشهداء، حمزة ورجل قام الى إمام جائر فأمره ونهاه فقتله” الحديث

“Tuan para syuhada’  Hamzah dan seseorang yg berhadapan dg penguasa yg dholim melakukan (amar ma’ruf nahi mungkar) kemudian dibunuh”.

Masya Alloh,  segala puji hanya bagi Alloh. Semangat Jihad yang menasional ini, merupakan karunia Alloh yang kita wajib mensyukurinya, dalam bentuk bagaimana merawatnya, bagaimana mengembangkannya, bagaimana memberdayakannya.

Memberdayakanya guna meraih tahap-tahap kemenangan serta tidak mengulangi berbagai kekalahan yang pernah dilalui umat Islam. Gelora semangat jihad ini merupakan sikap “al wala’ wal baro’ umat Islam yang menasional. BerWala’ kepadaAlloh, Rosululloh, Al qur’an, Islam dan seluruh umat Islam. Baro’ kepada Penista Al qur’ an dan siapapun serta kekuatan apapun yang berada dibelangnya baik secara terang-terangan atau tersembunyi, baik yang sudah terbukti maupun yang masih ditutup-tutupi.

Bagaimana mempersiapkan kemenangan  agar tidak diambil lagi oleh orang lain?

Mari kita sama-sama belajar dari Universitas terbuka dihadapan kita, Jihad Bosnia hasilnya dipetik kaum nasionalis, Jihad Ambon berakhir dengan perang melawan kaum nasionalis dan kalah, Jihad Reformasi 98 tidak ikut  berpartisipasi dan hasilnya kaum sekuler mendominasi negeri, birokrasi, sosial, politik, ekonomi, militer, sampai menjamah urusan keagamaan.

Jihad di Irak terbelokkan menjadi  permainan konspirasi kufur internasional hingga berbenturan sesama kaum Muslimin. Mari belajar dari kemenangan Turki melawan kelompok kudeta Gulenis. Mari belajar dari kekalahan Dr Mursi al hafidz di Mesir melawan kudeta militer Asisi laknatulloh alaihi. Mari brlajar dari kekalahan Masyumi  di Negeri ini. Mari belajar kekalah Tholiban melawan Amerika dan Nato.

Akhirnya Mari belajar dari orang yang kalah mengapa kalah. Mari belajar dari orang yang menang, mengapa menang. Akhirnya akhir, mari belajar dari kebingungan Amerika yang menghabis-habiskan tenag,jiwa dan biaya dalam melawan al qa’ida yang tidak kelihatan sosoknya “unidentified enemy”.

Manisnya Jihad, Manisnya 4 November

Membayangkan 4 November yang hampir tiba, betapa banyak perindu jihad yang telah bercucuran air mata. Membayangkan manisnya 4 November, betapa banyak para Mujahid di negeri ini telah berwasiat berpamitan dengan anak istri. Membayangkan betapa mulia jihad 4 November yang dinanti. Betapa banyak para istri mendorong suami,  para ibu membujuk anaknya untuk ikut andil dalam amal mulia ini, Membela Al qur’an kitab Suci.

Maka wajar bila seorang sahabat Rosululloh berkata, “Aku mencium baunya surga dibalik bukit Uhud”. Selamat beramal lillahi ta’ala sesuai bidang masing-masing dengan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah. Akhukum fillah , Abu Ghozzah."


[Billy.s /IG/BB]

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :