Recent comments

Breaking News

Indonesia Kembali Berduka dengan jatuhnya Pesawat TNI

BERITABARU - Militer Indonesia kembali berduka, satu unit pesawat tempur T-50i Golden Eagle dengan tail number TT-5007 mengalami musibah dan jatuh di Jogjakarta pada hari Minggu, 20 Desember 2015 pukul 09.50 WIB. Pesawat tempur latih andalan Indonesia ini jatuh ketika sedang melakukan atraksi pertunjukan udara di Jogjakarta dalam rangka Gebyar Dirgantara. Dua kru pesawat tempur baik pilot dan co-pilot dikabarkan gugur dalam kejadian ini.

Dikabarkan bahwa hari naas ini merupakan hari penutupan Gebyar Dirgantara tersebut, dan pesawat tempur naas ini tampil sebelum penutupan. Sebelum kejadian pesawat tempur T-50i dengan tail number TT-5007 ini sedang melakukan manuver aerobatic bersama satu pesawat tempur T-50i lainnya. Namun pesawat naas ini menukik kebawah terlalu tajam dan akhirnya jatuh menimpa bangunan kompleks militer.





Dari rekaman video amatir yang beredar di Youtube terlihat pilot dan co-pilot tidak sempat menyelamatkan diri dengan kursi pelontar. Dan akhirnya pesawat jatuh dan menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi ke udara. Dari siaran pers pihak militer Indonesia, dikonfirmasi kedua kru, pilot dan co-pilot dikabarkan gugur dalam kejadiaan naas ini.

Sampai saaat ini masih terjadi berita simpang siur terkait nama pilot TNI AU yang gugur dalam musibah ini. Namun beberapa sumber menyebutkan bahwa nama pilot yang menerbangkan pesawat dan gugur dalam kejadian ini adalah Letkol Penerbang Marda Sarjono dan Mayor Penerbang Dwi Cahyono. Dalam wawancara dengan Metro TV, Kadispen TNI AU juga menyebutkan nama yang sama. Namun untuk kebenaran informasinya kita tunggu kabar selanjutnya. 


Pesawat tempur latih T-50i dengan tail number TT-5007 jatuh di Jogja 20 Desember 2015


Pesawat tempur latih T-50i dengan tail number TT-5007 jatuh di Jogja 20 Desember 2015. Image source: indomiliter.com

Sampai saat ini belum ada kepastian apa yang menjadi penyebab kejadian naas ini. Untuk mencari tau penyebabnya ini, sudah selayaknya kita menunggu konfirmasi dari pihak 
militer Indonesia dan pihak yang berwenang saja sehingga kita mendapatkan informasi yang benar. Penulis juga mengajak pembaca untuk tidak menduga-duga apa penyebabnya dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya terkait penyebab kejadian ini

Pesawat tempur T-50i Golden Eagle ini sendiri merupakan 
pesawat tempur latih yang digunakan untuk melatih calon-calon pilot berkualifikasi fighter yang dimasa mendatang akan menjadi penunggang pesawat tempur multirole TNI AU seperti pesawat tempur F-16 dan Sukhoi Su-27/30. Alutsista TNI AU sudah diperkuat sebanyak 16 unit pesawat tempur latih T-50i Golden Eagle ini sejak tahun 2013 yang lalu.

Pesawat tempur latih T-50i Golden Eagle ini dibeli Indonesia dari Korea Selatan sebanyak 16 unit dengan nilai kontrak sekitar $400 Juta pada tahun 2011 yang lalu. Militer Indonesia sudah menerima pesawat ini secara bertahap sejak tahun 2013 yang lalu dan pada tahun 2014 keseluruhan pesawat sudah tiba dan diperasikan militer Indonesia.

Pesawat tempur latih T-50i Golden Eagle milik Indonesia sendiri memiliki 2 camo yang berbeda. Delapan unit pertama dari Pesawat tempur T-50i Golden Eagle ini menggunakan camo aerobatic yaitu pesawat dengan tail number TT-5001 sampai dengan TT-5008. Pesawat tempur yang tauh hari ini adalah bagian dari ini yang menggunakan tail number TT-5007. Sedangkan delapan unit lainnya menggunakan camo khas TNI AU yaitu pesawa dengan tail number TT-5009 sampai TT-5016.

Penulis mengucapkan turut berduka yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban dalam musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menjalani hari-hari berat kedepannya. Dan semoga pihak militer Indonesia menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi kedepannya untuk perbaikan dan memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi. [IG/BB]


sumber. analisismiliter.com

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :