Recent comments

Breaking News

Turki Tembak Jatuh jet Tempur Rusia !!

Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Obama Telepon Erdogan


BERITABARU - Washington, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Turki Tayyip Erdogan membahas tentang perlunya untuk meredakan ketegangan menyusul penembakan pesawat tempur Rusia oleh jet tempur Turki di dekat perbatasan Turki-Suriah. Obama pun menyampaikan dukungan AS dan NATO atas hak Turki untuk mempertahankan kedaulatannya.

Hal tersebut disampaikan Obama dalam pembicaraan via telepon dengan Erdogan, seperti disampaikan Gedung Putih dalam sebuah statemen.

"Para pemimpin tersebut sepakat mengenai pentingnya meredakan situasi dan terus melakukan hal-hal untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi," demikian statemen Gedung Putih seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (25/11/2015).

Sebelumnya, Erdogan menyampaikan pembelaan atas hak-hak Turki untuk menjaga perbatasannya. Menurut Erdogan, Turki telah melakukan segala upaya untuk menghindari insiden tersebut.

"Meskipun telah diingatkan 10 kali dalam lima menit karena pesawat itu mendekati perbatasan kami, pesawat tetap melakukan pelanggarannya. Pesawat ini pun jatuh akibat intervensi oleh F-16 kami"
tutur Erdogan dalam pidatonya di Ankara, Turki pada Selasa (24/11) waktu setempat. 
Ditegaskannya, tindakan tersebut telah sejalan dengan aturan Turki.

"Alasan mengapa insiden-insiden terburuk tidak terjadi sebelumnya menyangkut Suriah adalah karena Turki berkepala dingin. Harusnya tak seorang pun meragukan bahwa kami telah melakukan upaya terbaik untuk mencegah insiden ini. Namun semua orang harus menghormati hak Turki untuk mempertahankan perbatasannya," tegas Erdogan. 

Militer AS pun mendukung klaim Turki bahwa pilot-pilot jet tempur F-16-nya telah mengingatkan pesawat tempur Rusia sebelum menembak. Namun pemerintah Rusia bersikeras bahwa bahwa pesawat Su-24 miliknya masih berada di wilayah Suriah saat ditembak jatuh oleh jet tempur Turki.[IG/BB]

sumber.Detik.com

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :