Recent comments

Breaking News

Dituduh melakukan kebohongan Publik Presiden Jokowi di kecam Netizen




BERITABARU-Berita tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Suku anak Dalam (30/10) banyak menuai kecaman,  karena dalam foto pertemuan tersebut terdapat kejanggalan.
Berikut ini adalah beberapa analisa yang dilakukan oleh para netizen,



Akun Arsendanny Wijayanti mengatakan :
Ujaran menyebar berita bohong yang dilakukan Jokowi saat kunjungan
ke Suku Anak Dalam Jambi:
Suku Anak Dalam atau Orang Rimba, Jambi sejak zaman Orde Baru
sudah tidak ada lagi yang bertelanjang dada atau hanya menggunakan
klompen seperti dalam foto di bawah.
Faktanya : bisa kita lihat dari foto di bawah, foto sebelum jkw "shooting" dengan ketika sesi pengambilan gambar dilakukan.


Sebelum "shooting" warga suku anak dalam menggunakan pakaian lengkap
seperti kita umumnya. Namun, berbeda saat sesi pengambilan gambar
berlangsung.
Berdasarkan Surat Edaran Kapolri no SE/06/X/2015, jkw sudah dapat
dijerat dengan pasal : menyebarkan berita bohong, penistaan dan
penghinaan.
1. Menyebar berita bohong karena fakta sesungguhnya tidak demikian
adanya. Suku Anak Dalam saat ini sudah lebih maju, mereka ada yang
sudah memiliki mobil atau motor dan mereka pun sudah berpakaian
sebagaimana kita umumnya.
2. Ujaran Penistaan: Dengan memperlakukan Suku Anak Dalam
sedemikian rupa, secara sengaja jkw sudah melakukan penistaan dan
penghinaan terhada suku anak dalam dan sekaligus penistaan dan
penghinaan terhadap bangsa sendiri di mata dunia Internasional.



Dan akun Caesar Yna Rhodes juga memiliki pendapat senada :

Entahlah..saya asli palembang.dulu skitar thn 85an pernah ada suku
anak dalam tggal mntap dgn komunitasnya ϑ¡ pinggir desa
saya.sekarang desa saya termasuk dlm kab 4 lawang ( sumsel). yang
saya tahu dan lihat dgn mata kepala saya sendiri. Mrk( suku anak
dalam) baik yg anak atau dewasa.baik laki2 maupun perempuan. Sdh
memakai baju seprti kita.bahkan salah satu anak dari mereka
meninggal dunia dan ϑ¡ makamkan ϑ¡ desa kami.bahkan itupun
berduyun2 masyarakat desa membantu mnguburkan jenazah anak
tsb.
Jadi jika ada anggapan bahwa suku anak dlm sgt ttggal dlm hal
budaya ( tidak berpakaian) sungguh satu kbohongan.apalagi ϑ¡ tengah
perkebunan sawit yg notabene akan bercampurbaur dgn org banyak. [IG/BB]
sumber.facebook

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :