Recent comments

Breaking News

"Pak Presiden, Tolong jatuh kan Bom Nuklir di kota Riau"



BERITABARU-Seorang murid SDN 15 Pekanbaru memperlihatkan spanduk berisi
kekecewaan tentang kabut asap yang tak jua hilang. Ratusan siswa
SDN 15 Pekanbaru menulis curahan hati di atas spanduk kertas yang
dipajang di depan pagar sekolah mereka Jalan Cut Nyak Dien.
Spanduk berisi kekecewaan dipampang ratusan siswa SDN 15
Pekanbaru di depan pagar sekolah mereka Jalan Cut Nyak Dien.
Meskipun banyak menyampaikan keresahan, ada beberapa spanduk
yang memperlihatkan kekecewaan.
Seperti spanduk kertas biru berisi permintaan agar Presiden
menurunkan bom nuklir bila tidak mampu padamkan asap.
Spanduk yang ditulis menggunakan spidol warna tersebut berisi dua
tulisan berbeda.
Tulisan pertama berukuran besar dengan kalimat “Pak Jokowi …
Tolong….. Zania rindu sekolah ….! Bosan libur terus. Gak enak pakai
masker.”
Di bawah sudut, ditulis dengan tulisan lebih kecil menggunakan spidol
hitam.
Pak Presiden…. Klo tak bisa padamkan ASAP jatuhkan aja Bom Nuklir
di KOTA kami agar kami mati secara langsung !!!!!
Daripada harus mati perlahan Karena ASAP. Dibawah terdapat hastag
save RIAU.
Puluhan lembar spanduk berisi keresahan dibuat dan dipasang siswa
SDN 15 Pekanbaru di pagar sekolah mereka, Kamis (22/10/2015) pagi.
Meskipun sesuai edaran mereka diharuskan sekolah sampai pukul
09.30 WIB, tidak menghalangi anak-anak ini menyampaikan keluhan
mereka yang sudah berbulan-bulan terpaksa menghisap asap.
Beragam kata-kata diekpresikan anak-anak seperti Mengapa Kami Jadi
Korban, Asapmu Membunuhku Secara Perlahan-lahan.
Keresahan juga disampaikan dalam bentuk imbauan pada penguasa
negeri.
Di antaranya Bapak-bapak dan Datuk-datuk kami. Dengarlah jeritan
kami.
Asap membuat kami tak bisa bersekolah, dan kami tak bisa menghirup
udara segar. Kami tak bebas bermain, tulis seorang siswa bernama
Defo. [IG/BB]
Sumber: Tribunnews

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :