Recent comments

Breaking News

Kendaraan Sipil Jangan Pakai Pelat dan Simbol TNI!

Pangdam Jaya: Kalau Kendaraan Sipil, Jangan Pakai Pelat dan Simbol TNI!



BERITABARU- Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah tegas. Prajurit Kodam Jaya dilarang memakai pelat TNI di kendaraan pribadinya.
Maraknya kendaraan sipil yang menggunakan pelat militer membuat jajaran TNI rutin gelar razia. Ini juga berlaku bagi anggota TNI, termasuk di jajaran Kodam Jaya.

"Ya dilarang. Enggak boleh. Kan itu sesuai peruntukannya. Kendaraan sipil ya (pelat) sipil," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2015)


Hal ini juga berlaku bagi aksesoris atau atribut TNI. Pomdam Jaya pun saat ini tengah rutin menggelar razia dan meminta kendaraan pribadi mencopot atribut tentara seperti stiker dan pelat nomor TNI.

"Ya menyikapi ya, enggak boleh dong kan bukan TNI masa pake simbol-simbol TNI," kata Teddy.
"Enggak boleh. Ya harus sesuai dengan aturannya lah ya. Kalau tertangkap kita serahkan ke Polda lah, kita enggak ada kewenangan menangkap," jelas Teddy.

Teddy pun mengimbau agar pengendara tidak memasang atribut TNI di kendaraannya. Sekali lagi ia juga menegaskan agar prajurit di jajarannya untuk melakukan hal yang sama.

"Enggak boleh. Sayang dong udah mobil dibayar pajak pake mobil lain," tuturnya.


Tak cuma pengendara yang memakai atribut TNI, namun motor yang ditempeli stiker 'berbau' TNI. Berdasarkan foto yang diunggah akun Twitter Polresta Depok, seorang petugas TNI tampak memberhentikan pengendara sepeda motor jenis matik. Petugas kemudian mencopot stiker TNI yang dipasang di plat motor tersebut.

"Anggota TNI lakukan pencopotan stiker TNI yg dipasang di kendaraan di Jalan Margonda Raya," kata petugas melalui akun twitter @restadepok, Senin (6/4/2015).
[IG/BB]
sumber. detik.com

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :