Metro TV yang dulu loyal terhadap Jokowi, kini berbalik menyerang


Megawati tidak sapa Jakowi Dan JK ?




Berita Baru - Pidato politik Ketua Umum
DI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyindir
Presiden Joko Widodo. Mega ingin Jokowi sebagai
kader PDI Perjuangan, sudah seharusnya menjalankan
garis kebijakan partai politiknya.
Itu disampaikan Megawati saat menyampaikan pidato
dalam pembukaan Kongres IV PDI Perjuangan di Grand
Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali (9/4/2015).
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti menilai Megawati
terkesan berlaku seperti tuan, sementara Jokowi
pembantunya. Padahal, kata dia, dalam menjalankan
sistem ketatanegaraan ketua umum partai politik tak
boleh berlaku seperti itu.
"Saya sepakat peringatan itu penting. Tetapi itu tidak
berarti pemimpin partai menjadi seorang ndoro, dan
Jokowi sebagai jongosnya. Karena mereka (Jokowi-JK)
tetap Presiden dan Wakil Presiden," ucap Ikrar kepada
Metro TV, Jumat (10/4/2015).
Ikrar juga menerangkan, tidak hanya cara penyampaian
yang tidak pantas, saat membuka pidatonya, Mega juga
tidak memberikan salam kepada Joko Widodo, sebagai
Presiden dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden.
"Ibu mega tidak memberikan salam kepada Presiden
dan Wapres, beliau hanya menyebutkan ketika
menyindir," terangnya.
Menurut Ikrar, Presiden dan Wakil Presiden, sebagai
kepala negara dan kepala pemerintahan seharusnya
diberikan penghormatan.

[IG/BB]

sumber.metrotvnews.com


Share on Google Plus

About irfan Ge

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di kolom sini :