Polisi Tangkap 5 Pendana & Perekrut ISIS Indonesia


Polisi Tangkap 5 Pendana & Perekrut ISIS Indonesia








Berita Baru - Satuan Tugas khusus (Satgasus) anti teror Mabes Polri bersama Densus 88
dan Polda Metro Jaya melakukan penggerebakan di Perumahan Legenda Wisata Vivaldi,
Cibubur, Bogor, terkait aktivitas Islamic State Of Iraq and Syriah (ISIS), Minggu
(22/3/2015).
Dalam penggerebekan tersebut, Polisi berhasil mengamankan lima tersangka yang diduga
sebagai pendana dan perekrut anggota ISIS di Indonesia, yakini, M. Fachri, Aprianul
Henri alias Mul, Jack als Engkos Koswara, Amin Mude, dan Furqon.
Kasubdit Jatanras Diteskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, mengatakan,
kelima tersangka ini diduga terlibat sebagai pelaksana dalam pembinaan, pengarahan,
dan perekrutan simpatisan ISIS untuk diberangkatkan ke Irak dan Suriah baik secara
langsung maupun melalui internet.
"Mereka juga melakukan pengumpulan serta penyaluran dana untuk kegiatan
sukarelawan ISIS di Indonesia untuk diberangkatkan ke Irak dan Suriah," terang Herry
kepada wartawan di lokasi.
Hery melanjutkan, M. Fachri merupakan pemilik website www.almustaqbal.net yang
mengupload berita provokasi dan kebencian yang merupakan strategi mereka untuk
merekrut WNI agar bergabung dengan ISIS.
"Fachri juga diduga yang membuat dan mengupload video pelatihan anak oleh ISIS di
Youtube beberapa waktu lalu," paparnya.
Dari penggerebekan tersebut, ungkap Herry, polisi berhasi menyita sembilan handphone
yang digunakan sebagai alat komunikasi, uang senilai Rp8 juta dan USD5.300, serta
dokumen-dokumen surat kelengkapan paspor, tiket, laptop dan hardisk eksternal.
"Penggerebekan hari ini serentak melakukan penggeledahan di empat lokasi terhadap
rumah dan tempat yang digunakan para tersangka untuk mencari bukti tambahan, yakni,
di Cisauk Tanggerang, Pertukangan Jakarta Selatan, Tambun Bekasi, dan Gunung Putri
Bogor," tandasnya.
Atas perbuatannya, kelima tersangka ini diancam pasal berlapis yaitu, UU No 15 tahun
2003 tentang Pemberantasan Teror, UU No 9 tahun 2013 tentang Pemberantasan
Pendanaan Teror, dan juga UU No 8 tahun 2011 tentang ITE, serta disangkakan
melakukan Makar.

(okezone.com)
Share on Google Plus

About irfan Ge

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar di kolom sini :