Recent comments

Breaking News

Media Mainstream Melindungi Jokowi, dan Mengalihkan Isu ISIS

Media lindungi Jokowi dengan mengalihkan isu ke ISIS








Berita Baru– Media-media
‘mainstreams’ yaitu media sekuler, liberal, phalangis dan nasionalis, sekarang lebih banyak
mengangkat berita tentang ISIS, ketimbang mengkritisi
Jokowi.
Mereka mendiamkan segala bentuk kebijakan
pemerintahan Jokowi. Tidak memiliki sikap kritis.
Mungkin mereka ini sudah dibungkam oleh para
‘cukong’ yang sekarang ini dibelakang Jokowi. Maka
kami akan kultwit di pagi ini, tentang bungkamnya
media atas berbagai gejolak aksi #GULINGKANJOKOWI :
Pertama, kami tak kaget, meski merasa sangat sedih
melihat gelagat media yang tuli, bisu dan tak mau tahu
atas aksi-aksi nurani. Aksi mahasiswa yang begitu
besar dan mulai merata disegala penjuru Nusantara,
seolah tak berbekas di altar media. Padahal media-
media di Indonesia berebut menggunakan jargon 'yang
terdepan', 'terpercaya', 'aktual' dan sebagainya.
Semua mendadak bisu ketika ada aksi-aksi massa yang
bertema protes keras terhadap pemerintahan yang
lamban ini. Semangat reformasi yang dulu diagungkan
dan telah membuka rantai yang membelenggu media,
mengapa mereka khianati? Harusnya media ingat
bagaimana dulu pemerintah yang zalim merantai media
dg ancaman breidel bahkan penjara!
Inikah balasan yang diberikan media setelah rantai yang
membelenggunya dilepas oleh riuh aksi massa era 98
dulu? Ataukah media hendak menciptakan tirani baru
atas nama demokrasi? kami mengingatkan pada media
yang saat ini bungkam, bahwa kalian punya HUTANG
yang sangat besar pada rakyat Indonesia!
HUTANG itu adalah kebebasan informasi yang telah
kalian dapatkan setelah dibelenggu selama 32 tahun
oleh orde baru! Jika media tetap tak mau tahu atas aksi
yang sedih melihat kelambanan pemerintah, kami
serukan utk BOIKOT seluruh media!
Selama media tak mau kembali pada khittahnya utk
menyajikan informasi yang akurat dan berimbang untuk
rakyat, BOIKOT!
Kami sedih, aksi mahasiswa diberbagai daerah sama
sekali tak terjamah media. aksi keprihatinan didiamkan
media.Apa sebenarnya mau media? kenapa mereka abai
dan enggan wartakan aksi-aksi massa memprotes
pemerintah? Jika media tak meliput aksi massa,
pemerintah akan makin besar kepala, yang berakhir
menjadi TIRANI BARU pengganti ORBA!
Kami tidak main-main dengan ancaman BOIKOT ini.
kami sudah MUAK dengan permainan penggiringan opini
media! @dewanpers harus membuka MATA.
kebungkaman media yang tak mau liput aksi massa ini
sama saja menggali KUBURAN sendiri! Untuk para
mahasiswa dan rakyat, jangan BERKECIL HATI meski
aksi kalian DIDIAMKAN media! terus lanjutkan aksi
kalian!
Jika dulu kita hanya melawan ORDE BARU, saat ini kita
akan melawan dua REZIM sekaligus: REZIM
@jokowi_do2 dan media!

[IG/BB]


(sumber: voaislam.com)

No comments

Silahkan berkomentar di kolom sini :